• Cabai
Tips Memulai Bisnis Online

Tips Memulai Bisnis Online

Apa saja tips memulai bisnis online ?

1. Temukan Masalah yang Dihadapi Pasar
Analisis dulu masalah apa yang sedang dihadapi pasar. Karena dengan begitu kita akan mengetahui apa yang sedang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Dari situ kita tau apa yang mereka butuhkan, sehingga kita bisa tau apa jasa / produk yang akan kita jual. Produk adalah komponen vital dalam bisnis online. Dengan jasa / produk yang sesuai kebutuhan pasar, anda punya potensi tinggi untuk memenangkan pasar.

2. Riset Pasar
Setelah memilih satu masalah yang punya potensi bisnis, kini saatnya untuk mulai fokus riset di bidang tersebut. Kenapa harus riset pasar terlebih dahulu? Karena ini merupakan salah satu cara terbaik untuk menentukan ide bisnis online.
Anda membutuhkan data yang objektif sebagai fondasi bisnis online yang kuat. Dengan cara riset pasar ini, Anda bisa mendapatkan data-data tersebut. Jadi Anda dapat mengambil keputusan yang didasari data-data objektif, bukan sekadar asumsi ataupun opini.

3. Analisis Kompetitor
Untuk bisa mengalahkan kompetitor, Anda harus mempelajari mereka terlebih dahulu. Apa kelebihan mereka, bagaimana cara mereka mendekati konsumen, sampai apa kekurangan mereka.
Dengan informasi tersebut, Anda bisa membuat produk yang bisa bersaing dengan kompetitor. Untuk menganalisis persaingan dengan kompetitor, berikut langkah-langkahnya:
Kelompokkan kompetitor
Anda bisa mengelompokkan kompetitor dalam tiga kategori utama, yaitu kompetitor utama, kompetitor sekunder, dan kompetitor tersier. Penjelasan selengkapnya ada di bawah ini:
• Kompetitor utama: mereka adalah bisnis yang memiliki target pasar yang sama dengan bisnis Anda atau bisnis yang punya produk yang mirip dengan milik Anda.
• Kompetitor sekunder: mereka menawarkan produk yang sama, tapi menargetkan pasar yang berbeda.
• Kompetitor tersier: mereka tidak secara langsung berkompetisi dengan target pasar Anda. Namun, mereka menghasilkan produk yang masih berhubungan langsung dengan produk Anda.

4. Tentukan Target

Pasar setiap produk punya pasarnya masing-masing. Misalnya, meskipun sama-sama jam tangan, tapi Rolex dan Casio punya target pasar yang berbeda. Rolex lebih menyasar pasar di kalangan high-class, sedangkan Casio menyasar pasar kelas menengah.
Dengan target pasar yang lebih spesifik, Anda bisa mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, Anda juga akan lebih mudah dalam menyusun strategi marketing.
a. Kelompokkan target pasar
Setidaknya Anda perlu mengelompokkan target pasar berdasarkan dua faktor utama, yaitu demografi dan psikografi.
Demografi:
– Umur
– Lokasi
– Gender
– Pendapatan
– Tingkat pendidikan
– Status kawin
– Pekerjaan
– Latar belakang etnis

Psikografi:

– Ketertarikan

– Hobi
– Nilai-nilai yang dianut

5. Produk Apa yang Bisa Anda Jual Secara Online?
Setelah melakukan riset pasar, analisis kompetitor, dan penentuan target pasar, kini Anda tinggal menentukan produk yang akan Anda jual. Nah, produk apa sih yang bisa Anda jual secara online? Berikut adalah beberapa contoh jenis produk yang biasa dijual via online:
• Produk fisik atau digital – Handphone, furniture, snack, alat kesehatan, oleh-oleh, ebook, atau software.
• Jasa – Pemesanan tiket, booking hotel, pengiriman barang, atau layanan online marketing.
Ingatlah terdapat beberapa resiko yang akan terjadi ketika Anda berjualan barang secara online, terutama dalam proses pengiriman. Ingat Anda harus mempertimbangkan apakah barang yang Anda jual akan aman ketika sampai ke tangan pembeli.
Anda pun harus mengetahui kurir mana yang cocok dengan produk Anda. Misalkan saja Anda menjual baju, menggunakan jasa kurir dengan pengiriman selama dua hari tentu saja akan aman.
Namun berbeda halnya ketika Anda menjual makanan yang memang tidak tahan lama. Anda harus mencari kurir yang dapat mengantar makanan Anda secara cepat dalam waktu beberapa jam, agar ketika sampai ke tangan pembeli rasa dan bentuk makanan tidak rusak dan masih dapat dinikmati.

 

6. Buat Website Bisnis Online

Ibarat berjualan secara offline yang membutuhkan toko, bisnis online pun butuh “toko”. Kenapa harus website? Mengapa harus membuat website untuk bisnis online Anda?
Apa yang terjadi jika pelanggan tidak percaya pada bisnis online Anda? Ya pasti mereka mencari alternatif lain. Ingat, ada banyak kompetitor di luar sana yang bisa merebut pelanggan Anda.
Jika Anda tidak ingin pelanggan anda lari ke kompetitor lain, Anda harus meyakinkan mereka bahwa bisnis online Anda benar-benar ada dan bukan tipu-tipu belaka. Nah, salah satu cara paling efektif untuk meyakinkan pelanggan adalah dengan mempunyai website resmi.
7. Pasarkan Produk dengan Strategi yang Tepat
Pemasaran bisnis online tidak bisa asal-asalan. Anda perlu strategi yang tepat sasaran untuk bisa memasarkan bisnis online ke target pasar yang tepat dengan pesan marketing yang sesuai. Berikut beberapa strategi pemasaran bisnis online yang bisa Anda terapkan:
a. Manfaatkan Google Bisnisku
b. Maksimalkan media sosial
c. Bergabung dengan forum

8.Berikan Promosi Berupa Reward

 

Karena Anda akan menjual produk Anda secara online, sebaiknya Anda membuat foto ataupun video produk Anda semenarik mungkin. Hal ini dilakukan agar menarik para pembeli.
Berikan diskon, siapa yang tak tertarik dengan potongan harga, atau dengan promosi beli satu gratis satu. Dengan begitu tentu saja akan menarik perhatian para pembeli untuk membeli produk anda, setidaknya mereka akan melihat produk Anda, mengetahui tentang brand Anda.
Terdapat beberapa orang yang tidak dapat menahan diri ketika melihat ataupun mendengar mengenai diskon.
9. Perhatikan Kualitas Produk Anda
Anda harus menjaga kepercayaan pelanggan dengan memperhatikan kualitas produk yang Anda jual.
Ketika produk yang Anda tawarkan memang bagus dan tidak mengecewakan pembeli, maka memungkinkan para pembeli Anda untuk memberi tahu koleganya untuk membeli produk yang Anda jual.
Pun, ketika barang yang sampai ke tangan pembeli tidak sesuai. Maka, bisa jadi nama dari brand produk Anda akan tercoreng dan hal tersebut dapat merugikan Anda.
10. Pertahankan Pelanggan Setia
Anda bisa saja terus menargetkan untuk mendapatkan pelanggan baru. Tapi jangan lupa, pelanggan lama juga sama pentingnya.

Bagaimana, sudah siapkah anda memulai bisnis online dari nol ? Tenang mulai aja dulu, jangan pernah ragu untuk memulai bisnis !!